Penilaian Kinerja Keuangan Koperasi (Studi Pada Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia / PKP-RI Provinsi Kalimantan Tengah)

Penulis

  • Diah Prasita STIE YBPK
  • Wakiyem Wakiyem STIE YBPK

Abstrak

Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKP-RI) Provinsi Kalimantan Tengah merupakan koperasi simpan pinjam yang wajib membuat laporan keuangan setiap tahun untuk disampaikan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT). Penyajian laporan keuangan harus disusun sesuai pedoman yang berlaku agar menjadi lebih relevan, akuntabel dan transparan bagi semua pihak yang berkepentingan. Studi ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan melalui laporan keuangan pada PKP-RI Provinsi Kalimantan Tengah dengan menggunakan data laporan keuangan tahun 2014-2015. Analisis data dengan mengacu pada Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Nomor 13/Per/M.KUKM/IX/2015 tentang Pedoman Akuntansi Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi dan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 22/Per/M.KUKM/IV/2007 tentang Pedoman Pemeringkatan Koperasi dalam menilai kinerja keuangan melalui rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas. Hasil studi mengungkapkan bahwa laporan keuangan PKPRI Provinsi Kalimantan belum sesuai dengan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nomor 13/Per/M.KUKM/IX/2015. Penilaian kinerja PKP-RI Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa rasio likuiditas berada pada kriteria sangat tidak ideal, rasio solvabilitas berada pada kriteria sangat ideal dan rasio rentabilitas berada pada kriteria sangat baik.

Unduhan

Diterbitkan

01-03-2022